Sabtu, 30 Oktober 2010

Public Area

BAB I

PENDAHULUAN


A. DESKRIPSI UMUM

Salah satu standar kompetensi pada Program Keahlian Akomodasi Perhotelan adalah standar kompetensi membersihkan lokasi area dan peralatan, materi yang tertuang dalam standar kompetensi ini ialah tentang aplikasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk menjaga kebersihan, kerapihan, kenyamanan dan keindahan area umum di hotel yang berkaitan erat dengan bagaimana cara membersihkan lokasi/area dan peralatan yang digunakan pada saat membersihkan area umum yang ada di hotel, baik pada area umum bagian dalam maupun bagian luar hotel.

Secara khusus kompetensi ini mencakup tiga hal pokok yaitu : memilih dan menata peralatan, membersihkan area kering dan basah, dan menjaga/menyimpan peralatan pembersih dan bahan kimia.

B. PRASYARAT

Adapun prasyarat pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki sebelum atau setelah mempelajari standar kompetensi ini adalah

· Bekerjasama dengan kolega dan pelanggam

· Bekerja dalam lingkungan sosial yang berbeda

· Mengikuti prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan di tempat kerja

· Mengembangkan dan memperbaharui pengetahuan tentang industri perhotelan

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

Bagi Siswa

· Bagian ini merupakan keterampilan dan pengetahuan yang anda perlukan untuk dapat sukses mempelajari standar kompetensi ini.

· Tanyakan pada guru anda untuk dapat mempelajari standar kompetensi ini.

· Jika anda melakukan praktek kerja industri, anda dapat menggunakan modul ini sebagai petunjuk ditempat kerja anda.

· Lakukan lebih banyak lagi latihan dan bertanya kepada guru.

· Koreksilah diri anda sampai dengan akhir masing-masing kompetensi ini.

· Apabila anda sudah selesai tunjukkan bukti hasil belajar kepada guru anda.

Bagi Guru

· Bagian ini merupakan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan oleh siswa dalam mencapai tujuan dari standar kompetensi ini.

· Bimbinglah siswa anda agar tidak mendapat kesulitan dalam mempelajari standar kompetensi ini.

· Berilah kesempatan bertanya pada siswa anda.

· Berikan lebih banyak lagi latihan atau pekerjaan pada siswa anda.

· Berikan penilaian kemajuan belajar sehingga tujuan akhir dari standar kompetensi ini dapat dicapai dengan baik oleh siswa.

D. TUJUAN AKHIR PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari seluruh materi ini, maka siswa diharapkan memiliki :

· Pengetahuan dan keterampilan tentang berbagai area umum yang ada di hotel.

· Pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi jenis-jenis alat pembersih, bahan pembersih, pakaian pelindung dan pedoman pemakaian alat dan bahan pembersih.

· Pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi area-area umum yang akan dibersihkan.

· Pengetahuan dan keterampilan tentang prinsip-prinsip dalam melaksanakan pembersihan area umum secara benar dan aman.

· Pengetahuan dan keterampilan tentang prosedur pembasmian hama di area umum secara benar dan aman.

· Pengetahuan dan keterampilan tentang prosedur dalam pemeliharaan dan perawatan peralatan pembersih.

· Pengetahuan dan keterampilan tentang pemeliharaan, perawatan dan penyimpanan alat-alat pembersih serta bahan pembersih secara umum.

E. KRITERIA KINERJA

Kompetensi Dasar

Kriteria Kinerja

Mengidentifikasi peralatan sesuai dengan lokasi / area

§ Mengidentifikasi peralatan sesuai dengan lokasi / area yang akan dibersihkan

§ Mengidentifikasi seluruh perlengkapan dan keamanan kondisi kerjanya sebelum digunakan.

§ Mengidentifikasi alat pembersih dan bahan-bahan kimia yang sesuai dan menyiapkan sesuai dengan persyaratan pabrik dan kesehatan dan kesela-matan yang berkaitan dengan pekerjaan.

Menata peralatan kebersihan

§ Memilih peralatan sesuai dengan jenis pembersihan yang dilakukan.

§ Memeriksa seluruh perlengkapan dan keamanan kondisi kerjanya sebelum digunakan.

§ Memilih alat pembersih dan bahan-bahan kimia yang sesuai dan menyiapkan sesuai dengan persyaratan pabrik dan kesehatan dan kesela-matan yang berkaitan dengan pekerjaan.

§ Bila perlu, memilih dan menggunakan pakaian pelindung .

Membersihkan area yang kering dan basah.

§ Menyiapkan area yang akan dibersihkan dan bersih dari bahaya.

§ Bila sesuai, Memberi tanda area kerja untuk mengurangi resiko terhadap kolega dan pelanggan.

§ Memilih dan menggunakan bahan kimia yang benar untuk area tertentu sesuai dengan prosedur keselamatan.

§ Menggunakan perlengkapan secara benar.

§ Membuang sampah dan sisa-sisa bahan kimiawi sesuai dengan persyaratan lingkungan yang aman dan sehat.

Menyimpan peralatan pembersih dan bahan kimia

§ Membersihkan peralatan setelah digunakan sesuai dengan instruksi pabrik.

§ Melaksanakan perawatan rutin sesuai dengan prosedur perusahaan.

§ Mengidentifikasi kesalahan secara benar dan dilaporkan sesuai dengan prosedur perusahaan.

§ Menyimpan peralatan di area yang telah ditetapkan dan dalam kondisi siap dipakai kembali.

§ Menyimpan bahan kimia sesuai dengan persyaratan kesehatan dan keselamatan.

BAB II

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

MENGIDENTIFIKASI DAN MENATA PERALATAN SESUAI DENGAN LOKASI/AREA

A. Peralatan Pembersih

Peralatan pembersih (cleaning equipment) adalah semua alat pembersih yang fungsi utamanya untuk membersihkan atau menghilangkan noda pada komponen benda datar, tegak, bertekstur, bercelah pada suatu benda dan benda yang bergerak maupun yang tidak bergerak.

B. Identifikasi dan Klasifikasi Peralatan Pembersih

- Peralatan pembersih manual adalah peralatan yang digerakkan dengan menggunakan tenaga manusia tampa bantuan energi listrik.

- Peralatan pembersih tenaga mesin adalah peralatan yang digerakkan dengan menggunakan energi listrik.

- Peralatan pelindung kerja (protective equipment) adalah peralatan yang berfungsi untuk melindungi tenaga kerja.

- Peralatan pendukung (supportive equipment) adalah peralatan yang berfungsi sebagai pelengkap atau pendukung.

C. Mengidentifikasi dan Mengenalkan Peralatan Pembersih Manual

Peralatan pembersih manual dikelompokkan dalam tiga kelompok :

1. Kelompok sapu dan sikat (broom and brush)

Alat Pembersih

Kegunaan

Sapu langit-langit

(ceiling broom)

Membersihkan sawang di langit-langit ruangan

Sapu lantai

(floor broom)

Membersihkan lantai dari debu, kotoran dan sampah

Sapu karpet

(carpet broom)

Membersihkan permukaan benda yang terbuat dari karpet

Sikat jamban

(Toilet bowl brush)

Membersihkan toilet bowl

Sikat tangan

(Hand brush)

Membersihkan kotoran atau noda yang melekat pada linen atau lantai

Sikat sepatu

(Shoe brush)

Membersihkan dan mengkilapkan sepatu yang terbuat dari kulit.

Sikat pakaian

(cloth brush)

Membersihkan debu atau noda yang tidak melekat yang menempel pada pakaian.

Sikat bantal

(Cushion brush)

Membersihkan bantalan sofa, kasur dan permukaan kursi yang terbuat dari linen.

Sikat ukiran

(Carving brush)

Membersihkan ukiran atau celah-celah pada permukaan benda.

Kuas

(Paint brush)

Membersihkan debu atau noda yang tidak melekat yang menempel pada celah-celah benda.

Sikat baja

(Steel brush)

Untuk menghilangkan noda keras dan sulit.

2. Kelompok alat penampung (container)

Alat Pembersih

Kegunaan

Gambar

Kereta peralatan pembesih area umum (Public area trolley)

Untuk menampung peralatan yang akan digunakan pada saat membersihkan area.

Ember alat pembersih

(caddy carry box)

Untuk menampung peralatan pembersih yang bentuknya kecil yang akan digunakan pada saat proses pembersihan

Ember penampung air campuran bahan pembersih

(bucket)

Untuk menampung air atau cairan pembersih dalam proses pembersihan suatu objek.

Penyemprot bahan pembersih

Alat penyemprot yang digunakan untuk menampung cairan pembersih.

Ember pel ganda

(Double bucket)

Untuk menampung cairan pembersih lantai dan air.

Kereta linen

(linen humper)

Menampung linen baik yang kotor maupun yang bersih.

Sodo

(Dust pan)

Untuk menampung sampah atau kotoran sementara.

Tempat sampah

(Container bin)

(Waste bin)

Untuk menampung sampah sementara sebelum di bawa ke tempat pembuangan.

3. Kelompo linen

Alat Pembersih

Kegunaan

Gambar

Lap debu

(dust cloth)

Untuk membersihkan perabot yang terbuat dari kayu, bambu, formika, marmer dan rotan.

Lap katun

(Cotton cloth)

Untuk membersihkan perabot.

Lap lembut

(Soft cloth)

Kain lap yang terbuat dari bahan flanel dan bertekstur halus digunakan untuk membersihkan perabot dari debu yang tidak melekat.

Lap kaca/glass

(Glass cloth)

Membersihkan perabot yang terbuat dari kaca (gelas, piring)

Lap lantai

(floor cloth)

Membersihkan debu dan kotoran di lantai.

Lap resap

(chamois)

Kain lap yang terbuat dari bulu hewan yang lembut yang digunakan untuk mengeringkan permukaan benda.

Kain pel

(Mop)

Terbuat dari gumpalam benang atau sumbu, digunakan untuk membersihkan permukaan lantai dari noda / kotoran yang sudah melekat.

Kain pembersih debu lantai

(Lobby duster)

Membersihkan debu yang tidak melekat di lantai pada area yang cepat kotor.

Kain pembersih kaca

(Window washer)

Membersihkan kotoran yang melekat pada permukaan kaca.

Kemoceng

(Duster feather)

Permbersih debu yang terbuat dari bulu ayam.

D. Mengidentifikasi dan Mengenalkan Peralatan Pembersih Tenaga Listrik

Alat Pembersih

Kegunaan

Gambar

Mesin penyedot debu lantai / carpet

(Vacuum cleaner)

Menghisap debu yang melekat pada permukaan lantai, carpet, mebel, sofa dinding.

Mesin penyemir lantai

(Polishing machine)

Menyikat atau mengkilapkan lantai.

Mesin sampo karpet

(Shampoing carpet machine)

Membersihkan/mencuci noda/kotoran diatas permukaan karpet.

Mesin penghisap air karpet

(Extraction machine)

Menghisap air yang masih tertinggal di karpet.

Mesin pengering karpet

(Blower machine)

Untuk mengeringkan karpet

Mesin penyikat lantai

(Scrubbing machine)

Untuk mengelupas lapisan lantai yang sudah kotor / kusam.

Mesin penghalus karpet

(Carpet master)

Untuk menyisir bulu karpet yang tebal/panjang.

Mesin penyedot debu perabot

(Electric dust cloth)

Menghisap/menyerap noda/kotoran/debu yang melekat pada benda atau perabot.

Mesin pembersih beruap

(Steam machine / steamer)

Membersihkan kotoran yang belum melekat pada lantai, dinding dan sudut-sudut ruangan.

Mesin pembersih bertekanan tinggi.

(High voltage machine / pool machine)

Membersihkan lantai disekitar kolam renang.

E. Mengidentifikasi dan Mengenalkan Pelindung Kerja

Alat Pembersih

Kegunaan

Gambar

Sarung tangan

(Hand glove)

Melindungi tangan dari bahan kimia cair, padat atau bubuk.

Pelindung mulut / hidung

(Masker

Untuk melindungi dan menutup hidung dan mulut dari uap yang berasal dari bahan kimia

Helm

(Helmet)

Untuk melindungi dan menutup kepala saat membersihkan langit-langit ruangan, balkon dan dinding.

Sepatu

(Boot)

Digunakan saat membersihkan permukaan lantai yang basah, licin atau terdapat cairan panas yang tertumpah.

Kacamata debu

(Google)

Melindungi mata dari asap / debu.

Tanda lantai

(Floor sign)

Memberi tanda agar berhati-hati ketika melewati lantai yang licin.

Baju / jaket pelindung.

(Protective jacket)

Melindungi kulit dari tumpahan cairan / api.

F. Mengidentifikasi dan Mengenalkan Peralatan pendukung Kerja

Alat Pembersih

Kegunaan

Gambar

Tongkat penyambung

(Telescopic stick)

Untuk menyambung alat pembersih pada area yang tidak terjangkau.

Alat pengikis kotoran

(window scraper, putty knife)

Menghilangkan kotoran yang melekat pada kaca.

Tangga

(Ledder)

Sebagai alat bantu untuk menjangkau area yang tinngi.

Karet penarik air

(Floor squeezer)

Untuk mengeringkan atau menarik air yang menggenang di permukaan lantai.

G. Bahan Pembersih

Bahan yang mengandung zat kimia atau zat non kimia yang digunakan untuk membantu mengurangi, mengikis atau menghilangkan noda dan kotoran pada suatu objek atau benda dalam proses pembersihan.

Bahan Pembersih

Kegunaan

Gambar

Air

(Water)

Sebagai larutan bahan pembersih. Kalsium yang terkandung dalam air dapat menghambat kemampuan daya bersih detergen sedangkan besi dan sulfur penyebab perusakan warna

Pembersih kamar mandi

(Bathroom cleaner)

Untuk membersihkan lantai kamar mandi yang mengandung amonia

Penggosok

(Abrasive)

Untuk menghilangkan kotoran yang berat dan dapat digunakan untuk stainless steel, keramik.

Pembersih serbaguna

(Multipurpose cleaner)

Untuk mencuci tembok, menggosok lantai, membersihkan bak mandi, dan shower serta jendela kaca.

Asam

(Acid)

Untuk membersihkan kaca, perunggu dan stainless steel.

Alkalis

(Alkaline)

Alkalis seperti amonia dan natrium hidroksida terkandung didalam bahan pembersih oven.

Pembersih lemak

(Degreasers)

Membersihkan kandungan lemak yang terdapat pada permukaan benda.

Pembersih mineral

(Dulcimers)

Membersihkan kandungan mineral yang dapat memudarkan kerak dan kotoran hitam pada permukaan lantai.

Penghilang bau

(Deodorizer)

Penyegar ruangan yang dirancang untuk mengurangi bau tidak sedap.

Pembasmi kuman / bakteri

(Disinfectant)

Untuk membunuh bakteri, jamur dan lumut.

Pembersih kaca / fiber

(Fiberglass cleaner / screen chemical)

Pembersih khusus untuk membersihkan kaca atau fiber tanpa goresan.

Pembersih logam

(Metal cleaner)

Untuk membersihkan kotoran pada logam tipis dan sebagai lapisan pelindung pada logam.

BAB III

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

MEMBERSIHKAN AREA KERING DAN BASAH

A. Area Umum di Hotel

Area umum di hotel adalah ruang yang berada dalam kawasan hotel yang diperuntukkan bagi tamu atau para pengunjung hotel dalam melakukan aktivitas selama berada di hotel dan bagi para karyawan hotel dalam melaksanakan aktivitas pelayanan di hotel.

B. Klasifikasi Area Umum di Hotel

Kelompok Area Umum

Nama Area Umum

Area bagian dalam hotel

(Area internal)

· Ruang masuk

- Pintu masuk utama

- Ruang masuk

- Kantor depan

· Ruang untuk duduk (lobby)

· Koridor

· Lift

· Tangga

· Kantor pimpinan (office manager)

· Ruang karyawan (staff room)

· Area pertemuan (meeting area)

· Ruang untuk pesta (convention hall)

· Ruang rapat (meeting room)

· Kantor untuk aktivitas bisnis

· Ruang tunggu tiap lantai

Area bagian luar hotel

(Area eksternal)

· Kolam renang (swiming pool)

· Pusat kebugaran

· Ruang ganti

· Tempat bermain anak-anak

Area tambahan

· Ruang istirahat

· Tempat berjualan

C. Waktu Pembersihan Area Umum di Hotel

Untuk memudahkan pelaksanaan pembersihan area umum di hotel, pada umumnya hotel menerapkan sistem penjadwalan pembersihan area umum sebagai berikut :

1. Jadwal pembersihan harian (daily cleaning schedule)

2. Jadwal pembersihan mingguan (weekly cleaning schedule)

3. Jadwal pembersihan bulanan (monthly cleaning schedule)

4. Jadwal pembersihan tahunan (yearly cleaning schedule)

D. Persiapan Kerja Pelaksanaan Pembersihan Umum di Hotel

Dalam pembersihan area umum, perlu diperhatikan beberapa hal penting dan teknik pembersihan yang tepat untuk menghindari kesalahan pemakaian alat dan bahan pembersih.

Identifikasi Persiapan

Pelaksanaan Persiapan

Area yang akan dibersihkan

Hal ini dimaksudkan agar saat kegiatan pembersihan dilakukan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan tamu serta mempertimbangkan waktu pembersihan, misalnya lobby, restaurant, kolam renang, koridor.

Objek yang akan dibersihkan

Objek yang akan dibersihkan, misalnya lantai, dinding, karpet, kayu, keramik, agar dapat ditentukan bahan dan peralatan yang tepat.

Alat pembersih utama yang diperlukan

Siapkan dan kumpulkan semua peralatan pembersih utama yang akan digunakan sesuai dengan objek yang akan dibersihkan.

Alat pendukung kerja yang digunakan

Bila diperlukan alat pendukung kerja, misalnya tangga, sarung tangan, masker dll, maka perlu disiapkan untuk memudahkan kegiatan selama pembersihan.

Bahan pembersih yang digunakan

Siapkan bahan-bahan pembersih yang akan digunakan sesuai dengan objek yang akan dibersihkan dengan tetap menjaga keamanan dan keselamatan kerja. Contoh : bahan pembersih yang mengandung zat kimia berbahaya, maka perlu alat pelindung.

Komunikasi

Informasikan pada bagian yang bertanggung jawab bila pembersihan akan segera dilakukan.

Keamanan dan keselamatan kerja

Pasang tanda peringatan jika sedang membersihkan area umum untuk menjamin agar tamu terhindar dari bahaya.

E. Prosedur Pembersihan Area Umum di Hotel

Area

Alat Pembersih

Bahan Pembersih

Prosedur

Pintu masuk utama (main entrance)

· Broom

· Dust pan

· Moping stick

· Pail

· Cotton cloth

· Sponge

· MPC

· Floor cleaner

· Glass cleaner

· Menggosok kerak-kerak air dari lantai menggunakan kain pel yang kering atau sponge.

· Lantai di sweeping.

· Moping lantai

· Membersihkan kaca-kaca pintu luar dan dalam.

· Membersihkan bagian pintu yang bukan kaca.

· Poles pegangan dan kunci pintu.

· Yakinkan bahwa semua sudah dibersihkan.

Meja penerima tamu (front desk)

· Cotton cloth yang bersih.

· Sponge

· Alat-alat pembersih debu.

· Broom

· Dust pan

· Rubbish

· MPC

· Bersihkan ashtray yang kotor.

· Kosongkan sampah.

· Bersihkan perlengkapan dan dekorasi pada dinding dari debu.

· Meja depan dibersihkan dari debu.

· Bersihkan flek-flek pada dinding.

· Bersihkan debu-debu dengan vacuum cleaner di bagian dalam meja.

Ruang santai (lobby lounge)

· Broom

· Dust pan

· Moping stick dan pail.

· Cotton cloth dan sponge.

· Alat-alat pembersih debu.

· Vacuum cleaner

· Rubbish

· Glass cleaner

· MPC

· Floor cleaner

· Bersihkan ashtray yang kotor.

· Ambil kertas-kertas dan sampah.

· Kosongkan tempat sampah.

· Bersihkan kaca dan jendela, termasuk kaca meja.

· Bersihkan debu pada pesawat telepon.

· Bersihkan flek-flek pada dinding dan perabot yang ada di dinding.

· Bersihkan debu pada pegangan tangga.

· Bersihkan lantai kayu dan lantai ubin.

· Bersihkan debu pada carpet dengan vacuum cleaner.

· Rapihkan perlengkapan mebel dan bantal sofa kursi.

Koridor (corridor)

· Vacuum cleaner

· Cotton cloth

· Sponge

· MPC

· Glass cleaner

· Bersihkan debu pada kipas angin dan bagian pojok peralatan.

· Bersihkan dan poles dudukan lampu.

· Ganti bola lampu yang mati.

· Bersihkan flek-flek pada dinding.

· Bersihkan bagian luar dalam pintu darurat, bingkai pintu dan rel pintu.

· Sedot debu dengan vacuum cleaner.

Lift

· Cotton cloth

· Sponge

· Vacuum cleaner

· MPC

· Glass cleaner

· Keringkan bagian luar dari pintu lift dan bersihkan dari flek-flek sidik jari.

· Kosongkan dan bersihkan ashtray dekat pintu lift.

· Bersihkan ruangan lift.

Kantor (office)

· Dust cloth

· Broom

· Dust pan

· Vacuum cleaner

· Moping stick

· MPC

· Glass cleaner

· Floor cleaner

· Kosongkan tempat sampah dan bersihkan.

· Bersihkan debu-debu pada meja dan kursi.

· Bersihkan noda-noda pada dinding.

· Bersihkan lantai dan kumpulkan sampah.

· Bersihkan debu carpet dengan vacuum cleaner.

· Bersihkan debu pada jam dinding.

· Moping lantai dan keringkan.

· Lakukan pembersihan secara periodik.

Area karyawan

· Dust cloth

· Broom

· Dust pan

· Vacuum cleaner

· Moping stick

· MPC

· Glass cleaner

· Floor cleaner

· Kosongkan sampah dan bersihkan.

· Bersihkan debu pada meja dan kursi.

· Bersihkan noda-noda pada dinding.

· Bersihkan lantai.

· Bersihkan debu pada carpet dengan vacuum cleaner.

· Moping lantai dan keringkan.

Ruang pertemuan (meeting room)

· Dust cloth

· Broom

· Dust pan

· Vacuum cleaner

· Moping stick

· MPC

· Glass cleaner

· Floor cleaner

· Kosongkan sampah dan bersihkan.

· Bersihkan debu pada meja dan kursi.

· Bersihkan lantai dan kumpulkan sampah.

· Bersihkan debu pada carpet dengan vacuum cleaner.

· Moping lantai dan keringkan.

F. Penanganan Sampah dan Limbah Bahan Kimia

Sebagai industri yang bergerak di bidang layanan (hospitality industry) maka lingkungan hotel selayaknya harus bersih dan aman. Oleh karena itu perlu adanya upaya penanganan sampah dan limbah di hotel secara serius.

1. Pengenalan sampah dan limbah bahan kimia.

Sampah dapat diartikan limbah pada sisa aktivitas manusia, tidak terpakai, dapat bersifat organik maupun non organik, karena membahayakan kesehatan dan lingkungan maka sampah harus dibuang/disingkirkan/dikelola dari lingkungan. Perhatikan klasifikasi sampah dan limbah bahan kimia.

Sampah Organik

Sampah Non Organik

Limbah Bahan Kimia

- Sampah dapur

- Sampah cair/lemak

- Potongan kertas

- Daun-daun

- Karton/kardus

- Potongan kayu

- Pecahan kaca/botol

- Plastik/fiber

- Logam

- Kaleng

- Poliester

- Karet/getah

- Residu hasil pembakaran

- Zat amonia

- Zat klorin

- Sisa abrasive

- Karbon

- Sulfur

- Baterai bekas

2. Prosedur penanganan sampah dan limbah bahan kimia

Sampah Organik

Penanganan

- Sampah dapur

- Sampah cair/lemak

- Potongan kertas

- Daun-daun

- Karton/kardus

- Potongan kayu

1. Sampah dibungkus dengan plastik sampah dan diikat agar tidak berserakan.

2. Sampah dibuang setiap hari pada tempat yang telah ditentukan.

3. Pastikan plastik sampah dan tempat sampah tidak bocor.

4. Tempat penampungan sampah harus tertutup rapat.

5. Bila sampah tidak diangkut maka sampah dapat ditimbun atau dimanfaatkan sebagai kompos.

Sampah Non Organik

Penanganan

- Pecahan kaca/botol

- Plastik/fiber

- Logam

- Kaleng

- Poliester

- Karet/getah

1. Masing-masing sampah non organik harus dipisahkan menurut jenisnya.

2. Sampah dibungkus dengan plastik sampah dan diikat agar tidak berserakan.

3. Bila sampah tidak diangkut maka sampah dapat dimanfaatkan sebagai daur ulang atau dibakar ditempat yang aman.

4. Bila sampah dibakar, sisa pembakaran sebaiknya ditimbun di dalam tanah.

Limbah Bahan Kimia

Penanganan

- Residu hasil pembakaran

- Zat amonia

- Zat klorin

- Sisa abrasive

- Karbon

- Sulfur

- Baterai bekas

1. Perhatikan petunjuk dalam menangani sisa atau limbah bahan kimia.

2. Limbah harus dipisahkan menurut jenisnya dan tidak boleh dicampur agar tidak menimbulkan senyawa baru yang berbahaya.

3. Limbah bahan kimia tidak boleh dibakar.

4. Selama menangani limbah bahan kimia sebaiknya menggunakan pelindung.

5. Jauhkan tempat pembuangan limbah bahan kimia dengan sistem pipa air.

6. Jauhkan tempat pembuangan limbah bahan kimia dari lingkungan yang ramai.

BAB IV

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3

MENJAGA DAN MENYIMPAN PERALATAN PEMBERSIH DAN BAHAN KIMIA

A. Memelihara dan Menyimpan Alat Pembersih

Faktor yang terpenting dalam memelihara dan merawat peralatan kerja serta prosedur penyimpanan peralatan kerja adalah sebagai berikut :

· Ruang penyimpanan peralatan harus bersih dan kering.

· Ruang penyimpanan peralatan harus aman (terkunci dan terawasi).

· Ruang penyimpanan sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang cukup.

· Peralatan yang disimpan harus dalam keadaan bersih dengan posisi yang aman.

· Peralatan yang disimpan sebaiknya dicatat atau diinventarisasi secara rutin.

B. Prosedur Menyimpan dan Merawat Peralatan Pembersih

Tempat menyimpan peralatan pembersih secara umum terbagi dalam beberapa macam, hal ini tergantung dari ukuran, bentuk dan jenis masing-masing peralatan pembersih.

Berikut ini adalah beberapa tempat dalam menyimpan peralatan pembrsih :

· Gudang peralatan atau ruang khusus peralatan

· Lemarai peralatan atau kabinet peralatan

· Rak peralatan

· Rak penjemur linen

· Gantungan peralatan

· Keranjang peralatan

· Plastik gantung peralatan

Teknik merawat dan menyimpan peralatan pembersih :

Nama Alat

Teknik Merawat

Teknik Menyimpan

Brush

Disimpan dengan posisi bulu sikat di atas, jika perlu brush tersebut harus dicuci terlebih dahulu.

Container (keranjang alat) atau lemari alat.

Broom

Disimpan dengan posisi bulu di atas, digantung pada kaitan atau disandarkan ke blok bila tidak digunakan.

Gantungan alat

Mop

Setelah digunakan, kain rumbai-rumbai, bucket presser harus dicuci dan dibilas, dikeringkan dan disimpan di tempat yang berventilasi baik.

Gantungan alat

Cotton cloth

Dicuci dan dikeringkan setelah digunakan.

Rak penjemur / lemari linen

Sprayer

Lubang jarus harus dalam posisi yang benar dan dibersihkan setelah digunakan.

Rak susun

Pail / bucket

Dicuci dan dikeringkan setelah digunakan.

Gudang peralatan

Dump moping

Pada akhir pembersih periodik, katun pembersih debu dibersihkan dan disimpan sebagaimana mestinya, diusahakan ujung kain pel tidak menyentuh lantai. Kain dan kawat penjepit dicuci secara periodik.

Rak penjemur

Toilet bowl brush

Dicuci setelah digunakan dan disimpan dalam keadaan kering.

Container (keranjang alat) / lemari alat.

Floor squizer

Setelah digunakan, karet harus dicuci, dibilas dan dikeringkan.

Gantungan alat

Vacuum cleaner

Bersihkan kantong debu atau ganti jika perlu. Bersihkan pada bagian penggerak, tali kabel dan alat pelengkap dengan kain lembab.

Gudang peralatan

Floor machine

Bersihkan bagian-bagian mesin, kabel gulung dengan kain lembab dan cuci bagian proses penggerak, piringan dan landasan. Simpan dengan posisi keatas secara teratur.

Gudang peralatan

Carpet machine

Setelah selesai, kosongkan tangki air dengan cara membuka mulut tangki. Bersihkan kabel dengan kain lembab, bersihkan debu partikel yang tertinggal pada sikat bulu. Bersihkan pipa untuk menghindari penumpukan hasil bilasan dan bersihkan rangka mesin dengan kain lembab.

Gudang peralatan

C. Prosedur Menyimpan Bahan Pembersih

Teknik menyimpan bahan pembersih (cleaning agent)

Bahan Pembersih

Teknik Penyimpanan

Berbentuk cairan (liquid)

1. Wadah bahan pembersih harus selalu tertutup rapat agar tidak tumpah dan menguap.

2. Disimpan pada suhu ruang.

3. Simpan dilemari rak yang aman dan mudah terjangkau.

Berbentuk krim atau pasta (cream/paste)

1. Wadah harus selalu tertutup rapat agar tidak mengeras karena emulsi udara.

2. Disimpan pada suhu ruang.

3. Simpan dilemari yang aman dan mudah terjangkau.

Berbentuk bubuk (powder)

1. Wadah harus selalu tertutup rapat agar tidak tumpah.

2. Disimpan pada suhu ruang.

3. Simpan dilemari yang aman dan mudah terjangkau.

Berbentuk butiran kristal (crystal)

1. Wadah harus selalu tertutup agar tidak habis atau susut terkontaminasi udara.

2. Disimpan pada suhu ruang.

3. Simpan dilemari yang aman dan mudah terjangkau.

Berbentuk padat (compact)

1. Wadah harus selalu tertutup rapat agar tidak mudah lembek atau mencair karena terkontaminasi udara.

2. Disimpan pada suhu ruang yang rendah (relatif dingin)

3. Disimpan dilemari yang aman dan mudah terjangkau.

Berbentuk busa (foam)

1. Wadah harus selalu tertutup rapat agar tidak mencair karena terkontaminasi udara.

2. Disimpan pada suhu ruang yang relatif dingin.

3. Disimpan dilemari yang aman dan mudah terjangkau.

D. Prosedur Penanganan Kegagalan Pemakaian atau Kerusakan Peralatan

Kerusakan peralatan (equipment malfunction) adalah suatu kondisi yang terjadi pada peralatan kerja yang tidak berfungsi dengan semestinya dan dapat mengakibatkan bahaya dalam keselamatan dan keamanan kerja. Masalah ini biasanya ditangani oleh housekeeping dan diteruskan kepada engineering and maintenance. Prosedur untuk untuk menangani kerusakan peralatan adalah sebagai berikut :

1. Kerusakan peralatan yang dialami oleh tamu atau karyawan hotel biasanya dilaporkan ke departemen tata graha (housekeeping).

2. Dept Housekeping akan membuatkan surat pengantar untuk permintaan perbaikan kepada engineering and maintenance. Kewenangan untuk mengeluarkan surat permintaan perbaikan dilakukan oleh Housekeeper atau Housekeeper assistant. Permintaan perbaikan ini sering disebut work order atau maintenance order.

3. Work order atau maintenance order biasanya dibuat dalam rangkap 3 salinan (triplicate copies) yang pendistribusiannya adalah 2 rangkap akan dikirim ke engineering and maintenance sebagai arsip dan tembusan kepada petugas yang akan mengerjakan perbaikan, sedangkan 1 rangkap salinan asli (original copy) akan diarsip oleh housekeeping.

4. Work order (WO) atai maintenance order (MO) yang masuk ke engineering and maintenance akan ditindak lanjuti dengan mengidentifikasi jenis kerusakan, menyiapkan peralatan perbaikan serta petugas yang mampu memperbaikinya.

5. Petugas engineering and maintenance yang akan mengerjakan perbaikan akan membawa 1 rangkap salinan WO atau MO sebagai petunjuk dan informasi tentang lokasi serta kerusakan yang akan dikerjakan.

6. Bila petugas telah selesai memperbaiki kerusakan maka ia akan membuat laporan pengerjaan kepada kepala engeneering and maintenance untuk mengetahui lama waktu pengerjaan, klasifikasi kerusakan dan juga biaya perbaikan.

7. Perbaikan yang telah dilakukan oleh engineering and maintenance akan dilaporkan kembali kepada dept housekeeping untuk dilakukan inspeksi terhadap kerusakan peralatan yang telah diperbaiki dan memastikan apakah peralatan tersebut benar-benar telah berfungsi.

Diagram Alur Kerja

Penanganan Kerusakan Peralatan




Contoh formulir permintaan perbaikan



Work Order

Date : ................................................... Time : ...................................

To : ...................................................

Requested by : .....................................

Room Number or Location : .......................................................................

Explain Job or Description Problem

.....................................................................................................................

.....................................................................................................................

.....................................................................................................................

Time required completing : ........................................................................

Work Completed

Time start : ....................................... Date : .................................

Time finish : ..................................... Date : .................................

Done by : .......................................... Dept Head : .......................

Original (white)-Issuing Dept 1st Copy (red)

Maintenance Dept 2nd copy (yellow)-Engineering


Contoh formulir laporan kerusakan (Damage Report Form)

Nama : .................................................................

Date : .................................................................

Time : .................................................................

Room/Location

Description

Damaged by

Remarks





Reported by .................................

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar